Maialen Etxeberri berdiri di haluan sekoci dengan tombak terangkat

Baleanor

Dayung, Gorrinaga, dayung.Yang suci sudah naik.

Teluk Gorrinaga, musim dingin 1567. Paus-paus pulang sebagai orang suci. Kamu Maialen Etxeberri, juru tombak di haluan.

Santa Amandrepaus suci tertua

Beta tertutup, Januari 2027PC Turun ke Sekoci

Arpoi

Tombak yang tak pernah lepas

Arpoi adalah tombak bertali. Ujungnya di daging paus, pangkalnya di sekoci, dan kamu di tengahnya.

Tarik pelan, paus terseret mendekat. Tarik saat ia menyelam, tali melemparmu ke tubuhnya, dan pertarungan pindah ke punggungnya, di antara tritip dan lonceng karam.

  • Tali punya tiga takik tegangan. Begitu takik ketiga menyala, kamu boleh menarik. Lewat sedikit lagi, tali putus.
  • Ada dua puluh bos, dua belas di antaranya paus suci. Brother Pello menulis nama mereka satu per satu.

Pilar

Empat hal yang menjagamu tetap hidup

Maialen di haluan menarik tali Arpoi yang tertanam di sisi paus suci

Arpoi

Tali Arpoi punya tiga takik tegangan. Tarik saat paus lelah, ia terseret ke sekoci. Tarik saat ia menyelam, kamu yang terlempar.

Juru tombak, 43 tahun

Maialen Etxeberri

Lengan kirinya bergaris bekas tali dari dua puluh musim. Badannya pendek dan kekar, dan ia takut pada air dalam. Tiap musim ia tetap naik ke haluan.

Kalau talinya putus, aku yang terakhir melepas.

Maialen Etxeberri menarik tali basah dengan gulungan tali di bahu

Kru sekoci

Joanes, pendayung tua dengan mata kiri buta, memegang dayung panjang

Joanes

Pendayung kepala, 60-an

Mata kirinya buta sejak musim paus putih. Ia memimpin nyanyian dayung dan menghitung ombak dengan mata yang tersisa.

Satu, dua, tarik. Jangan lihat ke bawah.

Anttonina, juru masak bertubuh besar, memegang pisau di atas panci minyak paus yang menyala

Anttonina

Juru masak sekoci, 20-an

Panci minyak paus di tangannya tetap menyala di tengah badai. Lampu sekoci, sup, dan obat luka semua datang dari dia.

Makan dulu. Orang suci bisa menunggu.

Brother Pello, biarawan bertonsur, menulis di buku log berbungkus kain minyak

Brother Pello

Biarawan pencatat, 30-an

Ia ikut berlayar untuk menulis nama tiap paus, sebelum dan sesudah ditombak. Bukunya dibungkus kain minyak dan belum pernah basah.

Tulis dulu namanya, baru tombak.

Santa Amandre menyembul dari laut hijau, punggungnya penuh lonceng karam, sekoci kecil di kanan bawah

Teluk ketujuh

Santa Amandre

Paus suci tertua. Punggungnya membawa lonceng dari gereja-gereja yang tenggelam, dan saat ia naik, semua lonceng itu berbunyi bersamaan.

Sebelas paus suci lain berenang di belakangnya. Semuanya sudah tahu namamu.

Maialen melompat di sepanjang tali tombak ke punggung paus, ekor raksasa terangkat di belakangnya
Tali menegang. Maialen sudah di punggungnya.

Lempar

Lempar

Kamu pilih kapan melempar dan kapan menarik. Ombak yang memutuskan sisanya.

Saat melempar
Saat menarik

Sekoci menunggu.

Pilih dua saat di alun, lalu lempar.

Talikendur

Maialen mengangkat Arpoi siap melempar
Arpoi milik Maialen: tombak besi bermata kait satu, gagang kayu berlilit tali tar, tali basah tergulung

Senjata

Arpoi milik Maialen

Besi tempa dengan satu kait yang membuka setelah masuk. Gagangnya dari kayu ash, dililit tali bertar supaya tidak licin. Tali terikat di mata tombak. Tanpa tali itu, ia cuma tombak biasa.

  • Flensing SpadeMembelah lemak, membuka jalan di punggung.
  • Killing LancePendek, cepat, untuk jarak dekat.
  • Boat HookMenarik sekoci kembali ke tubuh paus.
  • Blubber KnifeMemotong tritip yang mengurungmu.
  • Line TubTali cadangan. Jumlahnya selalu kurang.

Media

Lubang intip

Enam tangkapan dari dalam permainan, dilihat lewat lambung sekoci.

Sekoci enam dayung dengan lampu minyak paus menyala di haluan

Beta tertutup, Januari 2027

Turun ke Sekoci

Beta tertutup dibuka Januari 2027 untuk PC, PS5, dan Xbox Series X|S. Tinggalkan surelmu dan pilih platform. Kami panggil saat sekoci siap berangkat.

Platform

Lubang intip

Trailer pertama

Mata paus suci di bawah air dengan tali tombak, poster trailer

Tidak bisa diputar di sini? Buka di YouTube